LSM GMBI Kota Bekasi Minta Musibah Kecelakaan Kereta Tak dijadikan Ajang Membandingkan Kepedulian Pejabat

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi – Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, sangat menyayangkan munculnya beberapa berita dan narasi tentang membandingkan kepedulian pejabat saat terjadinya musibah yang terjadi di Kota Bekasi.

Pemberitaan tersebut seolah-olah Walikota Bekasi kurang peduli dengan korban insiden kecelakaan tabrakan kereta api yang terjadi, Senin (27/04/2026) kemarin.

“Namun hemat saya sebagai salah satu lembaga swadaya masyarakat yang aktif di Kota Bekasi, saya melihat ada beberapa hal yang sudah dilakukan Walikota Bekasi, seperti saat kejadian pertama beliau langsung hadir di stasiun Bekasi Timur, besoknya beliau melakukan peninjauan ke RSUD Kota Bekasi, untuk memastikan kondisi korban yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan optimal,” ucapnya.

Baca Juga:  GMBI Kota Bekasi Berikan Apresiasi atas Penundaan Penutupan Pintu Stasiun Bekasi Jalur Selatan

Delvin melihat, dari beberapa vidio yang tersebar, beliau (Walikota Bekasi) menyapa satu per satu korban yang tengah menjalani perawatan medis.

“Ada juga pernyataan beliau yang memastikan seluruh korban tertangani dengan baik,” tambahnya.

Dirinya menilai, Pemerintah Kota Bekasi hadir untuk meninjau tidak ada yang terlewat, baik dari sisi medis maupun pendampingan keluarga berdialog langsung dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit untuk memastikan ketersediaan ruang perawatan, tenaga kesehatan, serta percepatan penanganan bagi korban dengan kondisi lebih serius.

Baca Juga:  Lima DPC PDI Perjuangan Sukses Gelar Konfercab VI Serentak di Bekasi

Dirinya juga mengatakan, seluruh biaya penanganan akan ditanggung pemerintah agar proses pelayanan berjalan tanpa hambatan agar korban fokus pada pemulihan.

“Memastikan penanganan dan kebutuhan lainnya, ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, jangan sampai musibah ini di jadikan sebuah narasi siapa yang lebih peduli,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Muh. Bakhtiar

Berita Terkait

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu
Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.
Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi
Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS
Reses Anggota DPRD Kab Bekasi, Saeful Islam, Desak Penanganan Terintegrasi Tangani Banjir
Kapolres Metro Bekasi Dampingi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Takziah ke Kediaman Korban Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan
May Day 2026, Polres Metro Bekasi Kawal Keberangkatan Ribuan Buruh ke Monas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:55 WIB

Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19 WIB

Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.

Senin, 4 Mei 2026 - 05:47 WIB

Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:54 WIB

Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS

Berita Terbaru