Satpol PP Kabupaten Bekasi Gelar Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Di wilayah Kecamatan Sukatani

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten bekasi lakukan Kegiatan Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) Ilegal di Wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Kegiatan BKCHT ini bekerja sama dengan Forkopimda Kabupaten Bekasi. Pada Rabu (19/11/2025).

Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya.

Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya mengatakan, perihal kegiatan Operasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) Ilegal di Wilayah Kabupaten Bekasi berdasarkan Surat Perintah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bekasi.

“Hari ini kami pada hari Rabu tanggal 19 November 2025 sekitar Pukul 11.30 WIB sampai dengan selesai melakukan kegiatan BKCHT diwilayah Kabupaten Bekasi yaitu di Kecamatan Sukatani,” ucap Surya kepada awak media seusai kegiatan BKCHT dilakukan.

Satpol PP Kabupaten Bekasi melakukan giat Pemberantasan Rokok Ilegal.

Dari kegiatan ini, Surya mengungkapkan, personil yang pihaknya turunkan yaitu melibatkan, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Daerah (Gakda), 4 anggota Denpom, 8 anggota Bea dan cukai Cikarang dan 30 Satpol PP Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:  Obon Tabroni Sukses Gelar Sosialisasi Empat Pilar dan Resmikan Dapur MBG di Bekasi

“Selain itu kami melibatkan beberapa orang personil untuk melakukan operasi di beberapa toko dan warung untuk dilakukan pengecekan keberadaan rokok ilegal yang dijual oleh pedagang,” katanya.

Sebelum kegiatan tersebut diiawali Apel di Guest House Pemda Kabupaten Bekasi yang di pimpin Kabid Gakda, dan lanjut menuju sekitar warung dan toko yang berada di wilayah Kecamatan Sukatani,” jelasnya.

“Dari Pemberantasan rokok ilegal tersebut adapun hasilnya barang bukti yang kami dapatkan di empat lokasi toko yaitu, dilokasi pertama satu toko yang tidak bisa kami sebutkan namanya berhasil mendapatkan barang bukti kurang lebih 30.060 batang rokok, dan di toko kedua berhasil mendapatkan kurang lebih 1.080 batang rokok ilegal. dari total keseluruhan barang bukti yang kami dapatkan adalah kurang lebih 1.557 bungkus rokok atau 31.140 batang rokok ilegal, pemilik toko tersebut langsung di bawa kekantor Bea dan Cukai Cikarang untuk dimintai keterangan,” bebernya.

Baca Juga:  Diduga Amburadul, Proyek Normalisasi dan Bendung Pintu Sungai BSH - CBL. Petani Lapor Ke Kejaksaan Agung RI

Tujuan Pelaksanaan Kegiatan Pemberantasan Rokok Ilegal, sambung Surya, sinergitas antara Satpol PP dan KPBBC TMP Cikarang.
Tidak hanya itu saja, menurut Surya, Rokok ilegal tidak membayar cukai dan pajak, menyebabkan potensi kerugian negara hingga triliunan rupiah setiap tahunnya.

“Pemberantasan diharapkan dapat mengoptimalkan penerimaan negara yang dapat dialokasikan untuk program pembangunan, termasuk di bidang kesehatan dan infrastruktur,” tegasnya.

Surya berharap, Cukai rokok dikenakan untuk mengendalikan konsumsi produk tembakau dan menekan dampak negatifnya terhadap kesehatan. “Dengan menekan peredaran rokok ilegal ini (yang umumnya lebih murah dan tidak terjamin kualitasnya), diharapkan prevalensi merokok, terutama di kalangan anak di bawah umur, dapat ditekan,” tandasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Muh Bakhtiar

Sumber Berita: Humas Satpol PP Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Harlah Ke – 24, LSM GMBI: Transformasi Digital dan Penguatan Hukum Jadi Fokus Utama di Kabupaten Bekasi
Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga di Kabupaten Bekasi resmi dilaporkan ke Polres Metro Bekasi
DPP LSM Trinusa Indonesia Bagikan Paket Beras kepada Warga Kurang Mampu
Sidang Perdata di PN Bale Bandung Disorot, Tergugat Dinilai Tak Beritikad Baik
Selama Arus Mudik Lebaran 2026, 30 U – Turn Jalur Pantura Kabupaten Bekasi di Tutup
Kapolres Metro Bekasi Resmi Lepas Program Mudik Gratis, Ratusan Pemudik Pulang Kampung
KOMAKSI Cium Dugaan Praktik Gratifikasi Program Batuan Kemitraan Penunjang Pembelajaran di Kemenag
Tim Hukum FH & Partners Layangkan Somasi Kepada Tim PTSL Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:00 WIB

Harlah Ke – 24, LSM GMBI: Transformasi Digital dan Penguatan Hukum Jadi Fokus Utama di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:42 WIB

Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga di Kabupaten Bekasi resmi dilaporkan ke Polres Metro Bekasi

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

DPP LSM Trinusa Indonesia Bagikan Paket Beras kepada Warga Kurang Mampu

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:22 WIB

Sidang Perdata di PN Bale Bandung Disorot, Tergugat Dinilai Tak Beritikad Baik

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:31 WIB

Selama Arus Mudik Lebaran 2026, 30 U – Turn Jalur Pantura Kabupaten Bekasi di Tutup

Berita Terbaru