Kabupaten Bekasi – Upaya membina talenta muda sekaligus menekan angka kenakalan remaja terus digencarkan di Kabupaten Bekasi. PSSI Kabupaten Bekasi secara resmi membuka kompetisi sepak bola Liga Jabar Istimewa Piala Ibu Kapolres Metro Bekasi kategori usia 12 tahun (U-12) di Lapangan Sepak Bola Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Sabtu (09/05/2026).
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, yang hadir langsung membuka acara menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan instrumen untuk membentuk karakter generasi muda yang jauh dari perilaku negatif.
“Kami bersama PSSI dan rekan-rekan DPRD ingin memberikan ruang bagi generasi muda. Selain mencari talenta pengganti pemain senior, liga ini adalah wadah positif agar anak-anak tidak terjebak pada hal negatif seperti kecanduan gadget hingga tawuran pelajar,” ujar Kombes Pol. Sumarni.
Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap anak muda merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan perlindungan dan pengayoman. “Di sinilah talenta calon generasi emas kita bentuk agar mereka fokus mengejar mimpi mereka,” imbuhnya.
Ketua PSSI Kabupaten Bekasi sekaligus Direktur Kompetisi Sepak Bola Usia Muda PSSI Jawa Barat, Hamun Sutisna, memberikan apresiasi tinggi atas dukungan kepolisian. Ia optimis pembinaan di Kabupaten Bekasi akan semakin maju, mengingat banyak atlet binaan lokal yang telah menembus Timnas Indonesia.
H. Amung sapaan akrabnya menambahkan, sebanyak 16 Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan Target Juara 1 hingga 6 akan melaju ke tingkat regional wilayah Purwasukasi (Purwakarta, Subang, Karawang, Bekasi). Pemenang tingkat provinsi nantinya akan berlaga di tingkat Nasional untuk memperebutkan Piala Presiden.
“Ini kebanggaan bagi kita, talenta Bekasi tidak kalah dengan daerah lain. Hari ini kita fokus di U-12 untuk mencari bibit terbaik,” kata Hamun.
Dukungan senada datang dari Exco PSSI Kabupaten Bekasi, Saeful Islam. Ia menilai kolaborasi dengan pihak kepolisian adalah langkah luar biasa yang perlu terus dikembangkan.
“Sangat relevan, daripada anak-anak melakukan kegiatan yang tidak jelas arahnya, lebih baik bakat sepak bola mereka disalurkan menjadi prestasi. Kedepan, tidak menutup kemungkinan akan ada piala-piala lainnya seperti Piala Bupati atau Ketua DPRD untuk terus mewadahi hobi positif ini,” pungkas Saeful.
Penulis : Tiar
Editor : Redaksi









