Dituding Intimidasi Ketua RT, Pria Ini Sebut Dirinya Hanya Wakili Aspirasi Warga

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Sebuah video yang beredar luas di grup WhatsApp,sekarang sudah meluas ke medsos memicu keresahan warga setelah memuat narasi dugaan intimidasi oleh seorang ketua organisasi masyarakat (ormas) terhadap ketua RT di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa yang disebut terjadi di Kampung Ketapang RT 03 RW 02 itu langsung mendapat klarifikasi dari SB, pria yang terekam dalam video tersebut. Ia membantah keras tudingan intimidasi yang diarahkan kepadanya.

Menurut SB, video tersebut sengaja disebarkan dengan narasi yang tidak sesuai fakta. Ia menegaskan, kedatangannya ke rumah Ketua RT bernama Maria semata-mata untuk menyampaikan aspirasi warga terkait tenaga kerja di dapur SPPG yang akan segera beroperasi di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Launching Dapur MBG di Sukawangi, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, H. Darissalam Menilai Program MBG Sangat Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Saya tidak membawa bendera organisasi atau lembaga hari itu, tapi saya sebagai warga yang membawa aspirasi warga lainnya,” ujar SB, Minggu (12/4/2026).

SB menjelaskan, saat itu dirinya membawa daftar nama warga usulan masyarakat setempat yang diharapkan bisa diprioritaskan untuk bekerja. Ia mempertanyakan transparansi data tenaga kerja yang akan direkrut, bukan melakukan intimidasi.

Ia juga menilai terjadi perdebatan dalam pertemuan tersebut, namun bukan berasal dari dirinya. SB justru menuding sikap Ketua RT yang dinilai emosional saat menerima aspirasi warga.

“Yang arogan itu Ketua RT, sampai gebrak meja saat menerima aspirasi dari masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  AMPG Kab Bekasi Dukung Penuh Agenda Politik Berbasis Data Untuk Kemenangan Partai Golkar 2029

Lebih lanjut, SB menegaskan bahwa tujuannya hanya memperjuangkan warga sekitar agar mendapatkan kesempatan kerja, terutama bagi mereka yang masih menganggur.

“Saya cuma ingin warga sini banyak yang nganggur dan diajak kerja, bukan orang mana-mana. Prioritas warga sini dulu,” tegasnya.

SB berharap, polemik ini tidak disalahartikan dan Ketua RT dapat lebih terbuka dalam menerima aspirasi masyarakat tanpa menggiring opini yang dinilai merugikan dirinya.

“Harusnya ini usulan warga diterima dulu, bukan menggiring opini di luar konteks yang sebenarnya,” tutupnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Ketua RT terkait video yang beredar tersebut.

Penulis : Redaksi

Editor : Muh. Bakhtiar

Sumber Berita: Rizky (Totet)

Berita Terkait

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu
Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.
Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi
Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS
Reses Anggota DPRD Kab Bekasi, Saeful Islam, Desak Penanganan Terintegrasi Tangani Banjir
Kapolres Metro Bekasi Dampingi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Takziah ke Kediaman Korban Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan
May Day 2026, Polres Metro Bekasi Kawal Keberangkatan Ribuan Buruh ke Monas
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:55 WIB

Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19 WIB

Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.

Senin, 4 Mei 2026 - 05:47 WIB

Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:54 WIB

Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS

Berita Terbaru