Reses Ahmad Bin Olim Soroti Pengangguran hingga Minimnya Anggaran Kebudayaan

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Golkar, Ahmad Bin Olim, menggelar reses Tahun Sidang II Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 di Kampung Mariuk, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan di tingkat akar rumput.

Dalam reses tersebut, isu pengangguran di wilayah Cikarang Barat dan Cibitung menjadi sorotan utama. Ahmad Bin Olim yang duduk di Komisi II mengakui, persoalan ketenagakerjaan bukan menjadi ranah langsung komisinya.

Baca Juga:  Sesmenkop di Dampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Cek Kesiapan Koperasi Desa Merah Putih di Bojongmangu Bekasi

“Untuk persoalan pekerjaan, tidak bisa ujug-ujug langsung ke Dinas Tenaga Kerja. Saya harus berkolaborasi dengan rekan-rekan di Komisi IV. Insya Allah keluhan ini akan saya sampaikan, karena ini sudah menjadi persoalan kompleks di Kabupaten Bekasi,” ujar Ahmad.

Selain itu, aspirasi terkait pelestarian budaya juga mencuat. Edo, perwakilan Dewan Kebudayaan Daerah Kabupaten Bekasi, mengeluhkan minimnya dukungan anggaran terhadap kegiatan budaya lokal seperti babaritan dan adu bedug di Desa Gandasari.

“Kami rutin menggelar kegiatan budaya, tapi saat diajukan anggarannya selalu nihil. Padahal ini bisa menggerakkan UMKM di wilayah kami,” ungkap Edo.

Baca Juga:  Didorong Penuh Oleh Masyarakat, Lia Muf Liha Maju Sebagai Calon BPD Desa Kalijaya

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Bin Olim menyatakan komitmennya untuk menelusuri persoalan anggaran.

“Nanti akan kita cari tahu. Saya akan tanyakan langsung ke dinas terkait, bahkan saya akan ‘intip’ besarannya. Saya ingin memastikan dulu ketersediaan anggaran agar bisa kita dorong,” jelasnya.

Reses ini diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah, sekaligus memastikan aspirasi warga Gandasari tidak berhenti sebagai wacana.

Penulis : Redaksi

Editor : Muh. Bakhtiar

Berita Terkait

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu
Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.
Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi
Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS
Reses Anggota DPRD Kab Bekasi, Saeful Islam, Desak Penanganan Terintegrasi Tangani Banjir
Kapolres Metro Bekasi Dampingi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Takziah ke Kediaman Korban Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan
May Day 2026, Polres Metro Bekasi Kawal Keberangkatan Ribuan Buruh ke Monas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:55 WIB

Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19 WIB

Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.

Senin, 4 Mei 2026 - 05:47 WIB

Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:54 WIB

Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS

Berita Terbaru