Relokasi Ratusan Pedagang Pasar Tumpah Cikarang dipastikan Berjalan dengan Kondusif, Aman dan Tertib

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Ratusan pedagang pasar tumpah yang sebelumnya beraktivitas di sepanjang Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Kapten Sumantri kini resmi direlokasi ke area depan Ramayana Lama Cikarang yang terletak di Wilayah Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dalam hal ini, dalam proses relokasi tersebut berlangsung pada hari Sabtu 14 Februari 2026. Relokasi para pedagang dipastikan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Relokasi melibatkan sekitar 290 pedagang dengan kurang lebih dari 500 dolak atau unit lapak. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan agar fungsi jalan sepanjang Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Kapten Sumantri, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi ini kembali optimal, arus lalu lintas lebih lancar, serta aktivitas ekonomi tetap hidup tanpa mengganggu ketertiban umum.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Cikarang Kota, Rahmat Gunawan mengatakan, bahwa relokasi yang dilakukan pihaknya dan Pemkab Bekasi melalui pendekatan persuasif dan komunikasi intensif dengan para pedagang. Pemerintah Desa Cikarang Kota dan Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak ingin sekedar memindahkan, akan tetapi memastikan para pelaku usaha kecil tetap memiliki ruang berdagang yang layak, aman, dan tertata.

Baca Juga:  Kapolres Metro Bekasi Dampingi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Takziah ke Kediaman Korban Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan

“Kami ingin penataan ini menjadi solusi bersama. Jalan kembali tertib, pedagang tetap berjualan, dan masyarakat merasa nyaman,” ujar pria yang akrab disapa Lurah Viray ini kepada awak media.

Dijelaskannya, setelah dibentuknya legalitas Forum Pedagang Pasar Tumpah Cikarang, dukungan penuh juga diberikan oleh Forum Pedagang Pasar Tumpah Cikarang.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Forum Pedagang Pasar Tumpah Cikarang, Samsudin menambahkan, bahwa pihaknya berperan aktif mengatur teknis pemindahan lapak agar berjalan rapi dan terkoordinasi. Forum yang telah berbadan hukum tersebut menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah desa maupun pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LSM Garda Bekasi ini mengatakan, bahwa proses relokasi bebas dari praktik pungutan liar. Biaya yang muncul, menurut Samsudin, hanya terkait kebutuhan teknis pemindahan dolak dan penyimpanan. Dalam hal ini, lanjut Samsudin, transparansi ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pedagang sekaligus mencegah atau menepis munculnya isu-isu yang dapat memicu kegaduhan.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Ungkap Kasus Berkedok Leasing di Bekasi

“Relokasi ini bukan sekadar pemindahan lokasi berdagang, tetapi bagian dari strategi penataan ruang di wilayah Kabupaten Bekasi. Selama ini, keberadaan pasar tumpah di badan jalan kerap menimbulkan kemacetan, risiko kecelakaan, serta keluhan masyarakat. Dengan penempatan di lokasi yang lebih representatif, diharapkan tercipta keseimbangan antara aktivitas ekonomi rakyat dan ketertiban ruang publik,” jelasnya.

Meski demikian, masih kata Samsudin, adaptasi terhadap lokasi baru tetap menjadi tantangan. Pola kunjungan pembeli, pengelolaan kebersihan, keamanan, serta penataan zonasi dagang membutuhkan komitmen bersama. Pemerintah desa bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan dinas terkait diharapkan terus melakukan pendampingan agar kawasan baru tumbuh menjadi sentra ekonomi yang tertib dan berdaya saing.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa penataan kota tidak selalu identik dengan konflik. Dengan dialog, transparansi, dan kemitraan, relokasi dapat menjadi momentum membangun wajah Cikarang yang lebih tertib, humanis, dan produktif serta sekaligus memberi harapan bahwa ekonomi kerakyatan tetap menjadi prioritas dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Penulis : Tiar

Editor : Muh. Bakhtiar

Berita Terkait

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu
Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.
Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi
Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS
Reses Anggota DPRD Kab Bekasi, Saeful Islam, Desak Penanganan Terintegrasi Tangani Banjir
Kapolres Metro Bekasi Dampingi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Takziah ke Kediaman Korban Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan
May Day 2026, Polres Metro Bekasi Kawal Keberangkatan Ribuan Buruh ke Monas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:55 WIB

Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19 WIB

Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.

Senin, 4 Mei 2026 - 05:47 WIB

Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:54 WIB

Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS

Berita Terbaru