Demo KPK, INKASTRA Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di DSDABMBK

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Massa aksi yang tergabung dalam Insitut Kajian Strategis (INKASTRA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jum’at (24/10/2025).

Dalam aksinya, mereka menyoroti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait belanja infrastruktur Pemerintah Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2024, ditemukan adanya indikasi kuat tindak pidana korupsi pada sejumlah proyek pekerjaan fisik.

Dalam temuan BPK tersebut, terdapat dua proyek besar yang menjadi sorotan, yakni:

1. Proyek Lanjutan Rekonstruksi Jalan Pilar – Sukatani, yang dikerjakan oleh PT ZU dengan pagu anggaran sebesar Rp 5.427.459.960, ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan senilai Rp 358.251.013.

2. Proyek Rehabilitasi Total Jembatan Kalijaya Kecamatan Cikarang Barat, yang dikerjakan oleh PT KA dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.985.095.652, juga ditemukan kekurangan volume sebesar Rp 328.771.640.

Baca Juga:  IPNU - IPPNU PAC Kecamatan Cikarang Utara Resmi Dilantik , Ketua dan Pengurus Baru Periode 2025–2027

Tidak hanya aksi, Fathur Rohman selaku kordinator aksi mengatakan, pihaknya juga menyerahkan laporan resmi ke KPK, menuntut lembaga antirasuah segera turun tangan membongkar dugaan korupsi tersebut.

” Kami datang ke KPK untuk menegaskan bahwa temuan BPK bukan hanya laporan administratif, tetapi bukti awal dugaan korupsi yang nyata. Kekurangan volume pekerjaan pada proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Bekasi adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat rakyat.” ucap Fatur Rohman.

Selajutnya ia juga mendesak KPK untuk segera menindaklanjuti laporannya, dengan melakukan pemanggilan dan  pemeriksaan terhadap Kepada Dinas SDABMBK selaku dinas yang bertanggung jawab atas proyek tersebut serta  PT. ZU dan juga PT KA selaku pihak yang memang mengerjakan proyek-proyek tersebut.

Baca Juga:  Cepat Tanggap Darurat Bencana, PAC GP Ansor Cikarang Utara Buka Posko Banjir dan Evakuasi Warga

” KPK jangan tutup mata, segera usut tuntas kasus tersebut secara transparan dan akuntabel,” tegas Fathur.

Lebih lanjut,  Fathur juga menegaskan,  bahwa pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga ada langkah hukum nyata dari KPK.

“Apabila dalam waktu dekat tidak ada tindakan tegas dari KPK, kami akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar, sampai kasus ini diselesaikan dengan baik,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Muh Bakhtiar

Sumber Berita: Fatur Rohman

Berita Terkait

Diduga Trotoar Jalan Fatahillah Cikarang Barat Rusak Akibat Proyek Pipanisasi, Warga Keluhkan Akses Pejalan Kaki
Kapolres Metro Bekasi Buka Liga Jabar Juara U-10 dan U-12, Dorong Anak-anak Junjung Sportivitas Sejak Dini
Team Enam Pemuda Cabang Lio Dukung Samsu Dawam Sebagai Cakades Karangasih di Periode Ke – II
Gaspol Dua Periode, Samsu Dawam Siap Mencalonkan Diri Sebagai Calon Kepala Desa Karangasih
Pembunuhan WN Korea di Bekasi Direncanakan Berbulan – bulan oleh Mantan Istri yang Diduga Jadi Otak Pelaku
Kedapatan Membawa Enam Paket Sabu, Oknum PPPK Pemkab Bekasi Ditangkap Polisi
Kedapatan Membawa Enam Paket Sabu, Oknum PPPK Pemkab Bekasi Ditangkap Polisi
Idhul Adha 1447 H, Pokja Wartawan Polres Metro Bekasi Distribusikan 265 Paket Daging Qurban Untuk Masyarakat 
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:59 WIB

Diduga Trotoar Jalan Fatahillah Cikarang Barat Rusak Akibat Proyek Pipanisasi, Warga Keluhkan Akses Pejalan Kaki

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:55 WIB

Kapolres Metro Bekasi Buka Liga Jabar Juara U-10 dan U-12, Dorong Anak-anak Junjung Sportivitas Sejak Dini

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:59 WIB

Team Enam Pemuda Cabang Lio Dukung Samsu Dawam Sebagai Cakades Karangasih di Periode Ke – II

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:19 WIB

Gaspol Dua Periode, Samsu Dawam Siap Mencalonkan Diri Sebagai Calon Kepala Desa Karangasih

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:07 WIB

Pembunuhan WN Korea di Bekasi Direncanakan Berbulan – bulan oleh Mantan Istri yang Diduga Jadi Otak Pelaku

Berita Terbaru