Tokoh Masyarakat Sukamulya Apresiasi Polsek Sukatani Gruduk Warung Diduga Menjual Obat Tramadol Hexymer

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Unit Reskrim Polsek Sukatani didampingi Kanit Sabhara, Rusli, Binmas Pol, Puji, bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama Gruduk Warung kelontong yang diduga menjual obat jenis Tramadol dan Hexymer tanpa resep dokter, di Kampung Srengseng, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis 6 November 2025,

Bermula dari laporan yang sampai ke Polsek Sukatani terkait dugaan praktik jual-beli obat tanpa resep dokter di wilayah hukumnya, Kanit Reskrim Polsek Sukatani, Mauritz Bisuk, pihaknya mengatakan tidak segan bertindak tegas kepada para pelaku.

“Merespons laporan tokoh masyarakat dan tokoh agama, Kami langsung bergerak ke toko yang diduga telah menjual obat Tramadol dan Hexymer tanpa resep dokter, di kampung srengseng, Sukatani,” Kata Kanit Reskrim Polsek Sukatani, Mauritz Bisuk.

Baca Juga:  HUT Gerindra Ke-18, Anggota DPRD Kab Bekasi Darissalam: Usia yang Cukup Matang Untuk Sebuah Pengabdian Kepada Masyarakat

Lanjut Ia, “Kami bersama tim tidak mendapatkan barang bukti dan tidak ada transaksi dilokasi, ketika kami Gruduk, warungnya sedang tutup, jika kedapatan pelaku dan barang bukti, kami tidak segan bertindak tegas,” Jelas Kanit Reskrim Polsek Sukatani, Mauritz Bisuk, SH.

Bukan hanya itu, Kepolisian Resort Sukatani juga telah memberikan himbauan keras pada siapapun para pelaku praktik jual-beli obat tanpa resep dokter di wilayah hukumnya.

“Kami telah berikan himbauan keras, baik kepada pemilik warung dan pembeli, agar tidak ada lagi praktik jual-beli obat tanpa resep dokter di wilayah hukum Polsek Sukatani, jika kedapatan, kami tidak segan bertindak tegas,” paparnya.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Amanat UU Terabaikan, DPRD Kabupaten Bekasi Desak Presiden Prabowo Segera Terbitkan Keppres Pembentukan PHI

Sementara itu, Ustadz Hartono, selaku tokoh gama bersama tokoh masyarakat didampingi RT. 07/02, Dekih, di wilayah Kampung Srengseng, Desa Sukamulya, pihaknya sangat mendukung terhadap langkah cepat yang dilakukan Polsek Sukatani terhadap dugaan peredaran obat tanpa resep dokter.

“Kami sebagai warga masyarakat Desa Sukamulya, bersama tokoh agama mendukung penuh upaya Polsek Sukatani, dan kami sangat apresiasi terhadap langkah cepat Polsek Sukatani terkait laporan dugaan peredaran obat tanpa resep dokter di wilayah hukum Polsek Sukatani,” Ucap Ustadz Hartono.

Penulis : Affandi

Editor : Muh Bakhtiar

Berita Terkait

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu
Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.
Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi
Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS
Reses Anggota DPRD Kab Bekasi, Saeful Islam, Desak Penanganan Terintegrasi Tangani Banjir
Kapolres Metro Bekasi Dampingi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Takziah ke Kediaman Korban Penyiraman Air Keras di Tambun Selatan
May Day 2026, Polres Metro Bekasi Kawal Keberangkatan Ribuan Buruh ke Monas
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Dukung Program Gizi Nasional, SPPG BGN Yayasan Garuda Pantai Selatan Karangbaru 02 di Resmikan di Bekasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:55 WIB

Kapolres Metro Bekasi Resmi Buka Liga Jabar Istimewa U-12 Tahun 2026 di Cibatu

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:19 WIB

Pangkas Birokrasi Hingga Jemput Bola, Samsat Bekasi Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan.

Senin, 4 Mei 2026 - 05:47 WIB

Siqom Ambil Alih Kepemimpinan NasDem Kabupaten Bekasi, diberikan Target Minimal Tujuh Kursi

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:54 WIB

Ridwan Arifin Soroti Ketidakhadiran Dinas Dalam Reses di Sukakarya, Warga Keluhkan Penonaktifan KIS & BPJS

Berita Terbaru